Tips Mengatasi Motor Kena Banjir

TIPSĀ  MOTOR KENA BANJIR — Puncak musim penghujan di bulan Januari-Februari menjadi momok terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Bagi pengendara kendaraan bermotor baik mobil atau motor, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai saat berkendaraan di kala banjir. Hal ini agar tidak terjadi kecelakaan atau kerusakan parah pada kendaraan bermotor kesayangan kita. Dalam keadaan banjir, perawatan kendaraan juga memerlukan perhatian yang lebih ekstra.

Resiko Kendaraan Saat Banjir

Ada beragam resiko sebuah kendaraan yang pernah mengalami kebanjiran, atau melewati daerah-daerah yang tergenang banjir antara lain:
1. Konsleting Arus Listrik Pada Kendaraan
Bagian kelistrikan pada sepeda motor atau mobil merupakan bagian rawan kerusakan bila terkena banjir. Hubungan arus pendek atau konsleting pada sistem kelistrikan kendaraan berpotensi merusak komponen elektronik yang lain. Pada kendaraan yang menggunakan ECU, juga bisa ditimbulkan karena konsleting. Padahal harga ECU lumayan mahal.
2. Komponen Kendaraan Macet
Pada bagian mekanis, seperti bearing, sistem rem, shock absorber, dan lainnya sangat rawan mengalami kemacetan jika terkena air. Kotoran yang terbawa air bisa menghambat kinerja bagian-bagian tersebut, dari hal yang sederhana seperti mengeluarkan bunyi-bunyian sampai patah atau pecah.
3. Timbulnya Jamur
Jamur sangat mudah tumbuh pada daerah yang lembab dan basah. Setiap sudut kendaraan baik interior maupun eksterior rawan berjamur saat kendaraan terkena banjir. Jamur bisa berakibat komponen menjadi kotor dan kusam hingga merusak komponen itu sendiri.
Akibat-akibat yang timbul akibat banjir terkadang tidak atau belum terdeteksi beberapa saat setelah terkena banjir atau menerjang daerah banjir. Namun muncul beberapa waktu setelah itu. Bisa jadi akbibatnya adalah karena tumpukan-tumpukan penyakit akibat banjir yang sudah lama mengendap.

Tips Pertolongan Kendaraan Karena Banjir

Seperti kata pepatah bijak, mencegah lebih baik dari mengobati, itu juga berlaku untuk mencegah kerusakan kendaraan karena banjir. Hindari melewati daerah-daerah yang terkena banjir. Cari informasi secara aktif sebelum anda bepergian, dengan demikian anda bisa memilih jalur yang tidak terkena banjir. Namun jika sudah terlanjur atau mau tidak mau harus menerjang banjir berikut Tips Mengatasi Banjir dalam berkendaraan:
1. Pastikan tidak melewati kedalaman air yang lebih dalam dari knalpot atau saringan udara kendaraan anda. Gunakan gigi 1 (manual) atau posisi L (automatic) dan jaga kecepatan perlahan (stabil) kendaraan anda saat melewati banjir. Jaga putaran mesin anda (jika perlu dengan memainkan kopling) untuk menghindari air masuk dari knalpot.

2. Jika hal terburuk terjadi dan kendaraan anda mati biarkan kap mesin tertutup untuk menghindari air masuk lebih lanjut, segeralah keluar dan kunci kendaraan anda lalu cari tempat yang kering untuk berteduh.
3.Jika memungkinkan untuk memindahkannya, lakukan dengan cara mendorong, jangan coba coba untuk menyalakan mesin karena dapat menyebabkan adanya korslleting dan air banjir akan terhisap masuk ke dalam mesin.
4. Segera lepaskan kabel Negatif Aki, hal ini bertujuan untuk menghindari hubungan arus pendek (korsleting) dari arus listrik yg dapat merusak komponen elektronik di dalamnya.

5. Segera non aktifkan rem parkir lalu gunakan batu atau masukkan persnelling ke gigi 1(manual) atau posisi P (matic) untuk menghindari kanvas rem melekat, terutama pada mobil yang masih menggunakan rem tromol .
6. Cek semua oli atau pun minyak, baik itu mesin, transmisi, dan lainnya karena kemungkinan oli atau minyak tersebut sudah tercampur air, jadi sebaiknya kuras semua oli atau minyak tersebut dengan yang baru.
7. Bawa ke Bengkel yang anda percaya untuk melakukan pemeriksaan pada semua komponen kendaraan. Meskipun kendaraan anda bisa menyala, alangkah baiknya jika semua dilakukan pemeriksaan dan pembersihan.

Leave a Reply