Tips Memilih Minyak Rem

MEMILIH MINYAK REM — Fungsi pengereman yang maksimal salah satunya ditentukan oleh Minyak Rem atau cairan rem. Pada Tips terdahulu kita sudah mengulas bagaimana merawat rem kendaraan kita. Menentukan pilihan minyak rem yang akan dipakai pada kendaraan adalah hal yang cukup penting, karena minyak rem memiliki peranan yang vital dalam fungsi pengereman. Minyak rem yang sudah mulai berkurang pada rem perlu ditambahkan bahkan dikuras kemudian diganti dengan minyak rem yang baru.

Dalam memilih miyak rem yang dipakai pada kendaraan, hal yang penting adalah pada titik didih dari minyak rem itu sendiri. Semakin tinggi titik didih minyak rem akan semakin bagus kualitasnya. Untuk standar SNI menerapkan standard titik didih 205 derajat celcius untuk DOT 3 (standarisasi di Amerika atau Departement of Transfortation). Sedangkan untuk DOT 4 itu belum ada standar SNI, namun untuk DOT 4 Prestone 265 derajat celcius.

Mengganti Minyak Rem

Menurut Yudhi Mulyana, Marketing Communication and Promotion PT Autocherm, selain pada pemilihan jenis minyak rem yang dipakai, cara penggantian minyak rem juga menentukan baik tidaknya hasil pengereman. Misalnya saja banyak ditemui beberapa kasus pengguna kendaraan(mobil) hanya mengganti minyak rem di bagian masternya. Padahal pada saat seperti itu didalam kabel masih ada cairan rem yang lama. Sehingga cairan rem yang baru diisi tidak bisa digunakan secara maksimal.

Yudi menegaskan, dalam melakukan penggantian minyak rem seharusnya saat melakukan penggantian atau pengisian dilakukan dengan cara mengurasnya, tidak mengganti di bagian masternya saja. Sehingga pada sistem pengereman minyak rem benar-benar baru semua dan berfungsi secara maksimal.

Leave a Reply