Mengenal Relay Pada Aki Kendaraan

RELAY AKI KENDARAAN — Relay biasa dipasang pada sistem yang berkaitan dengan kelistrikan kendaraan bermotor. Relay biasa dipasang pada motor maupun mobil. Sebenarnya relay pada aki kendaraan merupakan rangkaian listrik yang mengalirkan listrik dengan arus yang besar dengan menggunakan kendali listrik dengan arus kecil. Aki kendaraan biasanya memiliki tegangan dan ampere yang kecil, nah untuk mengurangi beban di aki yang arusnya kecil dibantu dengan relay untuk menghasilkan arus yang lebih besar.

Penggunaan relay pada kendaraan bermotor bermacam-macam, misalnya saja untuk membuat lampu kendaraan bermotor menjadi lebih terang. Lampu yang redup pada kendaraan bermotor biasanya disebabkan bertambah besarnya tahanan dalam rangkaian lampu kepala. Dengan penambahan relay pada aki kendaraan, akan menambah arus yang mengalir sehingga lampu lebih terang.
Dengan penambahan relay ini arus yang dialirkan menuju lampu akan semakin besar namun tidak membuat aki menjadi cepat tekor. Meskipun daya lampu yang dipasang besar, karena kerja aki sudah terbantu oleh relay motor ini.

relay-kendaraan

Salah Satu Bentuk Relay Pada Kendaraan

Penggunaan relay lainnya adalah pada pemasangan klakson asesoris di luar pabrikan. Seperti yang marak pemasangan klakson telolet. Klakson aksesoris tersebut memerlukan arus listrik besar karena suaranya yang nyaring dan keras. Jika tidak ditambah relay akan membuat ai cepat tekor.
Fungsi lain penerapan relay adalah untuk membuat Kunci Pengaman Pada Sepeda Motor.Prinsip kerjanya yaitu relay tersebut di gunakan untuk saklar yang memutus dan menyambungkan arus listrik menuju ke koil.

Cara Kerja Relay Aki Kendaraan Bermotor

Pada dasarnya Relay yang berada di kendaraan bermotor memiliki fungsi sebagai elektromagnetik swictch atau saklar yang telah di kendalikan oleh magnet listrik. Pada saat kumparan atau atau di sebut juga dengan elekrtomagnetik tersebut dialiri listrik melalui terminal 85 dan 86, maka elektromagnetik ini akan menimbulkan adanya medan magnet. Kemagnetan itulah yang kemudian menarik kontak pont sehingga terminal 30 dan 87 bisa terhubung.

Skema Dan Cara Kerja Relay

Skema Dan Cara Kerja Relay

Relay sendiri memiliki jumlah port atau kaki yang bervariasi. Ada relay 4 kaki atau 4 terminal ada juga relay 5 kaki, 6 kaki dan lain sebagainya. Namun secara fungsi semuanya sama saja , bedanya hanya jumlah kaki saja. Pada relay yang memiliki 5 terminal, terdapat 87 dan 87a, biasanya pada terminal 87a tersebut kebalikan dari terminal 87 artinya saat terminal 87 telah terhubung dengan terminal 30, maka pada terminal 87a terputus dengan terminal 30 begitu juga sebaliknya.

Menurut cara kerjanya ada dua macam relay ada aki kendaraan bermotor, yaitu relay normaly open dan relay normaly close. Relay normaly open cara kerjanya ketika normal atau tidak ada aliran arus listrik yang mengalir ke terminal 85 dan 86 maka pada terminal 87 dan 30 tidak terhubung.

Contoh Aplikasi Relay Untuk Lampu Motor

Contoh Aplikasi Relay Untuk Lampu Motor

Sedangkan relay normaly close cara kerjanya sebaliknya saat dalam keadaan normal yaitu terminal 85 dan 86 atau yang menuju ke kumparan elekromagnetik tidak di aliri arus listrik, maka pada terminal 30 dan 87 akan terhubung.

Nah demikian pembahasan singkat mengenai Relay pada kendaraan bermotor, cukup simple namun bermanfaat membuat lampu terang dan mencegah aki tekor.