Cara Deteksi Kerusakan Motor Injeksi

CARA MENDETEKSI KERUSAKAN MOTOR INJEKSI — Hampir semua motor keluaran baru sudah menggunakan teknologi injeksi. Pada motor injeksi tidak hanya model pengapian saja yang menggunakan injektor saja sebagai pengganti karburator, namun juga kerja motor yang terkontrol atau dikendalikan oleh komputer yang dikenal dengan ECU. ECU ini akan membaca sensor dan melakukan kendali terhadap kerja mesin. Salah satu yang bisa ditunjukkan oleh ECU selain mengontrol mesin adalah memberikan informasi kerusakan yang ada pada motor anda.

Karena informasi dari ECU inilah kita bisa lebih cepat mendiagnosa kerusakan yang ada pada motor injeksi. Nah bagaimana caranya mendeteksi kerusakan pada motor injeksi ini dengan bantuan ECU. ECU pada dasarnya akan memberikan sinyal-sinyal mengenai kondisi yang ada dalam sistem kerja motor. Kalau mau informasi lengkap sebenarnya bisa mengunakan alat khusus atau komputer yang membaca output dari ECU ini. Namun jika tidak punya kita bisa menganalisa kerusakan motor injeksi dari kedipan lampu.

Pada motor injeksi di bagian panel biasanya ada gambar check engine, nah kedipan indikator check engine inilah yang bisa kita jadikan referensi untuk menganalisa kerusakan pada motor injeksi.

engine-check

Ini Beberapa Bentuk Indikator Engine Check

Berikut ini beberapa petunjuk kerusakan pada motor injeksi berdasarkan jumlah kedipan indikator lampu chek engine:
1 kedipan
Kode ini memastikan motor Anda mengalami kerusakan pada Manifold Absolute Pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold.

7 kedipan
Apabila kode ini muncul, Engine Oli Temperatura atau Engine Coolent Temperature mengalami gangguan. Gangguan ini menyebabkan sistem pembakaran tidak bisa bekerja secara maksimal yang berimbas pada pemborosan bahan bakar.

8 kedipan
Kode ini menunjukkan terjadinya gangguan pada sensor Throttle Position. Kerusakan pada sensor tersebut menyebabkan pemborosan bahan bakar dan sulit starter.

9 kedipan
Dipastikan Intake Air Temperature Anda mengalami gangguan. IAT sendiri bekerja dengan cara mendeteksi suhu udara yang melewati throttle body, kemudian mengubah suhu menjadi sinyal listrik yang dikirim ke ECU. Dengan adanya sensor IAT, jumlah bahan bakar yang diinjeksikan akan selalu pada tingkat yang optimal.

12 kedipan
Kode ini menunjukkan Injector sepeda motor Anda mengalami masalah. Gangguan ini biasanya menyebabkan motor tak bisa dinyalakan.

21 kedipan
Gangguan sensor O2 akan diproyeksikan melalui kode ini. Sensor ini sendiri befungsi untuk mendeteksi gas buang terhadap gas-gas beracun dan kondisi pembakaran mesin.

29 kedipan
Idle Air Control Valve merupakan komponen yang membantu dalam penyalaan mesin. Apabila kode ini muncul, dipastikan IACV Anda mengalami gangguan.

33 kedipan
Apabila Anda mengalami kode ini, dipastikan sepeda motor Anda tidak akan bisa menayala. Pasalnya kode ini mengindikasi bahwa terjadi gangguan pada ECM (Engine Control Module) yang merupakan otak dari seluruh pengaturan sistem injeksi.

54 kedipan
Kode ini menunjukkan terjadi kerusakan pada sensor Bank Angle. Sensor ini berfungsi mematikan tenaga ketika mesin mengalami kemiringan mencapai 60 derajat.

Nah itulah cara sederhana untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada motor injeksi. Mungkin anda harus telaten melihat jumlah kedipan pada lampu indikator tersebut.