Prinsip Kerja Motor Bahan Bakar Gas (BBG)

MOTOR BAHAN BAKAR GAS — Kenaikan bahan bakar bersubsidi yang santer diwacanakan membuat ide motor BBG (Bahan Bakar Gas) terus digencarkan untuk direalisasikan. Motor dengan bahan bakar gas menjadi alternatil lain dari motor dengan bahan bakar preium atau pertamax. Selain harga dari bahan bakar gas yang relatif lebih murah jika dibandingkan premium atau pertamax juga faktor residu pembakaran yang lebih sedikit. Namun saat ini kendala motor bahan bakar gas masih ditemui. Selain kebanyakan motor dari pabrikannya masih didesain untuk mengkonsumsi premium atau pertamax, juga untuk mengubahnya memerlukan biaya tidak sedikit.

Namun seiring dengan wacana yang main menguat mengenai penggunaan bahan bakar gas pada motor, berbagai penelitian terus dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satu yang melakukan penelian motor bahan bakar gas (BBG) adalah Universitas Surya . Tidak hanya melakukan penelitian tentang motor berbahan bakar gas, namun Universitas Surya juga sudah mengembangkan konverter kit untuk motor BBG.

motor-bbg

Proses Pengembangan Motor BBG

Prinsip Kerja Motor BBG

Dalam pengembangan motor berbahan bakar Gas tersebut, menurut Arbi Dimyat, Peneliti Pusat Inovasi dan Sertifikasi Universitas Surya memberikan penjelasan mengenai prinsip kerja motor BBG yang mereka kembangkan. Prinsip kerja motor berbahan bakar gas tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tabung gas dipasangkan pada braket sepeda motor dipasangi regulator satu yaitu yang bertipikal high pressure. Regulator ini memiliki fungsi untuk menurunkan tekanan tabung gas dari delapan bar menjadi 0,2 bar.

2. Kemudian dari regulator satu dihubungkan selang menuju regulator dua tipe low pressure untuk kembali menurunkan tekanan dari 0,2 bar menjadi 0,02 bar.Tekanan kembali harus diturunkan, karena tekanan 0,2 bar masih terlalu besar untuk kebutuhan mesin. Dan penurunan tekanan tidak bisa langsung meainkan harus bertaha.

3. Dari regulator dua, gas disalurkan ke keran vakum atau vacum valve. Vacum valve berfungsi sebagai ‘pintu masuk yang memberikan izin’ gas lewat sesuai kebutuhan mesin.

4. Selanjutnya, dari keran vakum, gas di salurkan ke injektor. Injektor ini memiliki dua fungsi, yaitu menyalurkan gas kedalam mesin dan membuka keran gas tergantung akselerasi yang diinginkan pengendara.

5. Dari injektor langsung di salurkan ke mesin untuk proses pembakaran akhir yang membuat motor dapat berjalan dengan normal. Selanjutnya tinggal menjalankan motor seperti biasanya.

Sepeda motor berbahan bakar gas (BBG) memang masih dalam wacana dan penelitian dalam pengembangan. Namun bukan mustahil, jika penelitian ini memberikan hasil yang positif dan memberikan nilai ekonomis lebih besar serta mampu diproduksi secara massif akan bisa menggantikan motor berbahab bakar premium atau pertamax.(#republika).