Balapan MotoGP Prancis: Marquez dan Lorenzo Lupakan Insiden Jerez

MOTOGP LE MANS PRANCIS — Ajang Balapan MotoGP 2013 Seri ketiga di Jerez, Spanyol berakhir dengan suasana panas. Hal tersebut diawali dari crash kontroversial yang dialami oleh Marquez dan Lorenzo pada lap terakhir. Crash ini menjadi pemupus harapan Lorenzo untuk finish pada urutan kedua. Insiden ini terjadi saat Marquez melihat ada celah di sebelah untuk menyalip Lorenzo yang ada di depannya. Akbibatnya mereka bersenggolan dan membuat Lorenzo harus melebar, sehingga kehilangan kesempatan untuk finish di urutan kedua. Tindakan Marquez ini menurut Lorenzo cukup berbahaya, hingga menjelang naik podium Lorenzo tidak mau diajak bersalaman dengan Juniornya.

Menjelang Sesi Balapan MotoGP Le Mans Prancis, nampaknya antara Lorenzo dan Marquez sudah saling sapa. Bahkan mereka sudah sepakat untuk melupakan Insiden Jerez. Meski demikian Lorenzo menganggap apa yang terjadi di Jerez tersebut adalah terlalu keras dan berbahaya. Lorenzo menekankan adanya regulasi yang jelas yang lebih bisa menjamin keselamatan olahraga Balapan ini.

Lorenzo juga memaklumi tindakan Marquez sebagai tindakan anak muda yang ingin mencoba-coba saat melihat peluang meski itu penuh resiko. Ia tidak menaruh dendam pada Marquez.

Marquez sendiri menilai ini adalah Lap terakhir dan tikungan terakhir, jika ini adalah pada lap awal tentu tidak akan demikian peristiwanya. Dalam Lap terakhir dan tikungan terakhir, setiap orang pasti akan mencoba setiap ada celah, betapapun itu sempit.

Pedrosa yang memimpin pada urutan pertama berpendapat, Lorenzo membiarkan ada celah yang mestinya ia tutup untuk mempertahankan posisinya, sedangkan Marquez terlalu keras mengambil kesempatan tersebut.

Sementara Valentino Rossi berpendapat Marquez memang sangat agresif dari awal balapan apalagi pada tikungan terakir. Sesuatu bisa terjadi pda tikungan terakhir, dan peristiwa itu telah berulang sejak balapan-balapan lalu, misalnya saja antara Rossi dan Sete, tetapi juga di masa lalu antara Doohan dan Criville pada tahun 1996.

Tempo emosi pribadi memang telah mereda antara Marquez dan Lorenzo, namun ajang Balapan MotoGp Le Mans ini akan semakin panas. Karena masing-masing pembalap dan tim akan berjuan mati-matian untuk finish di urutan pertama. (#motogp).

Leave a Reply